TpY8Tfd7TUzpTSzpBSz6BUO5Td==

Zinedine Zidane, Legenda Sepak Bola Muslim yang Sukses Menjadi Pelatih Timnas Prancis

Zinedine Zidane kini menjadi pelatih Timnas Prancis dan merupakan seorang Muslim yang taat (Foto: fifa.com)

detikilmu.com - Zinedine Zidane bukan sekadar legenda sepak bola Prancis. Nama besar Zizou juga tidak bisa dilepaskan dari latar belakang keluarganya yang berasal dari Aljazair dan identitas Muslim yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. 

Kini, sosok yang pernah membawa Prancis menjadi juara dunia 1998 itu kembali menjadi pusat perhatian. Pada 2026, Zidane resmi dipercaya sebagai pelatih timnas Prancis, posisi yang sejak lama menjadi salah satu impiannya setelah meninggalkan dunia kepelatihan klub.

Perjalanan Zidane dari kawasan La Castellane di Marseille hingga menjadi salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah sepak bola dunia menyimpan kisah menarik tentang keluarga, kerja keras, identitas, dan nilai-nilai yang ia bawa.

Zinedine Zidane dan Latar Belakang Keluarga Muslim

Zinedine Yazid Zidane lahir di Marseille, Prancis, pada 23 Juni 1972. Ia merupakan anak dari keluarga keturunan Kabyle, wilayah yang berada di Aljazair.

Menukil fifa.com, Zidane tumbuh sebagai bagian dari keluarga Kabyle dan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Lingkungan keluarga dan komunitas tempat ia dibesarkan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya sebelum akhirnya menembus dunia sepak bola profesional.

Latar belakang Aljazair tersebut juga membuat sosok Zidane memiliki hubungan budaya yang kuat dengan negeri asal keluarganya. Namun, di lapangan, ia tumbuh sebagai pemain Prancis dan kemudian menjadi salah satu simbol terbesar sepak bola Les Bleus.

Identitas tersebut menjadi bagian menarik dari kisah Zidane: seorang pria keturunan Aljazair yang lahir dan besar di Prancis, kemudian menjadi pahlawan ketika membawa negara tersebut meraih Piala Dunia.

Zidane dan Nilai Islam dalam Kehidupan Pribadi

Zidane dikenal memiliki latar belakang keluarga Muslim. Di tengah-tengah ketenarannya, ia tidak melupakan ibadahnya. Meskipun bertabur prestasi ia tetap merasa rindu kepada Sang Pencipta.

Diketahui, di tengah-tengah padatnya aktivitasnya, ia tetap melakukan perjalanan suci ke Makkah maupun Madinah untuk menjalankan ibadah haji.

Bagi banyak orang, kisah Zidane menarik karena ia mampu menjalani karier di lingkungan sepak bola Eropa yang sangat kompetitif sembari tetap membawa identitas dan akar keluarganya.

Kisah tersebut juga menunjukkan bahwa identitas seseorang tidak selalu harus dipertentangkan dengan kesuksesan profesional.

Zidane justru menjadi salah satu figur yang memperlihatkan bagaimana seorang pemain dengan latar belakang imigran dapat mencapai puncak sepak bola Prancis dan dunia.

Dari Marseille hingga Menjadi Bintang Prancis

Sebelum menjadi legenda, Zidane memulai perjalanan sepak bolanya dari Marseille. Bakatnya kemudian membawa dirinya ke AS Cannes, tempat ia mulai mendapatkan kesempatan untuk berkembang sebagai pemain profesional.

Setelah itu, karier Zidane terus menanjak. Ia bermain untuk Girondins de Bordeaux sebelum pindah ke Juventus dan kemudian Real Madrid.

Di Italia, Zidane berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Ia memiliki teknik tinggi, kontrol bola luar biasa, visi permainan, dan kemampuan mengatur tempo pertandingan.

FIFA mencatat Zidane kemudian menjadi salah satu pemain terbesar dalam sepak bola dunia dan memenangkan berbagai gelar sepanjang kariernya. Namun, satu momen paling melekat dalam perjalanan kariernya terjadi pada Piala Dunia 1998.

Dua Gol Zidane yang Mengubah Sejarah Prancis

Piala Dunia 1998 digelar di Prancis. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Zidane menjadi salah satu tokoh utama dalam perjalanan Les Bleus menuju gelar juara.

Pada final melawan Brasil di Stade de France, Zidane mencetak dua gol melalui sundulan. Prancis akhirnya menang 3-0 dan untuk pertama kalinya menjadi juara dunia.

FIFA menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola Prancis. Zidane kemudian semakin dikenal di seluruh dunia dan statusnya berubah dari bintang sepak bola menjadi ikon nasional.

Menariknya, keberhasilan tersebut datang dari seorang pemain yang memiliki akar keluarga Kabyle-Aljazair dan tumbuh di lingkungan Marseille.

Bukan Hanya Hebat sebagai Pemain

Setelah pensiun sebagai pemain, Zidane tidak berhenti di dunia sepak bola. Ia kemudian memasuki dunia kepelatihan dan mencatat prestasi luar biasa bersama Real Madrid. Sebagai pelatih, Zidane berhasil membawa klub tersebut meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun.

Keberhasilan itu membuat namanya semakin kuat sebagai salah satu figur penting dalam sepak bola modern.

fifa.com mencatat, Zidane pernah mengatakan bahwa kerja keras merupakan bagian penting dari keberhasilannya. Ia menekankan bahwa tanpa kerja keras, seseorang tidak akan mencapai hasil yang diinginkan.

Nilai tentang kerja keras, disiplin, kesabaran, dan pengorbanan inilah yang sering menjadi sisi menarik ketika perjalanan hidup Zidane dibahas dari perspektif nilai-nilai kehidupan/

Zidane Akhirnya Menjadi Pelatih Timnas Prancis

Setelah meninggalkan Real Madrid dan menjalani masa panjang tanpa melatih klub, Zidane akhirnya mendapatkan kesempatan yang sangat dinantikannya.

Pada Juli 2026, Zidane resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru timnas Prancis untuk menggantikan Didier Deschamps. FIFA melaporkan bahwa Zidane mengaku telah menunggu kesempatan tersebut selama sekitar lima tahun.

Federasi Sepak Bola Prancis juga menyebut Zidane sebagai pelatih baru tim nasional dan mencatat bahwa ia akan memimpin Les Bleus untuk periode empat tahun hingga Piala Dunia 2030. Penunjukan tersebut membuat perjalanan Zidane bersama timnas Prancis memasuki babak baru.

Dulu ia menjadi pemain yang mengangkat trofi Piala Dunia. Kini, ia berada di pinggir lapangan untuk membimbing generasi baru pemain Prancis.

Dari Muslim Keturunan Aljazair Menjadi Ikon Prancis

Kisah Zinedine Zidane menunjukkan perjalanan yang panjang dan penuh warna. Ia lahir di Marseille dari keluarga keturunan Kabyle-Aljazair, tumbuh dalam lingkungan Prancis, menjadi bintang Juventus dan Real Madrid, mengantarkan Prancis menjuarai Piala Dunia 1998, kemudian sukses sebagai pelatih, dan pada 2026 dipercaya menangani tim nasional Prancis.

Identitas Muslim dan akar keluarganya menjadi bagian dari cerita hidup Zidane, tetapi perjalanan kariernya juga memperlihatkan bagaimana kerja keras dan kemampuan dapat membawa seseorang ke panggung tertinggi dunia.Kar ena itu, kisah Zidane bukan hanya tentang sepak bola.

Di balik nomor punggung 10 dan berbagai trofi yang pernah diraihnya, terdapat perjalanan seorang anak Marseille dengan akar keluarga Aljazair yang berhasil menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Prancis.

Kini, sebagai pelatih Les Bleus, Zidane kembali menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya. Dari seorang anak yang bermimpi bermain untuk Prancis hingga menjadi orang yang dipercaya melatih tim tersebut, perjalanan Zinedine Zidane menjadi salah satu kisah paling menarik dalam sejarah sepak bola modern. (*)

Komentar0

Type above and press Enter to search.