![]() |
| Ilustrasi korupsi (Created by AI) |
detikilmu.com - Salah satu perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam adalah korupsi, karena merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah, perampasan hak orang lain, dan tindakan yang merusak kehidupan masyarakat.
Korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghancurkan moral, menghambat pembangunan, serta menjadi penyebab kemunduran dan kehancuran suatu bangsa.
Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk menjauhi korupsi serta berperan aktif dalam memerangi segala bentuk praktiknya demi terwujudnya kehidupan yang adil, aman, dan sejahtera.
Demikian bahaya korupsi, detikilmu.com mempersembahkan teks khutbah Jumat yang berjudul “Korupsi Penyebab Hancurnya Bangsa dan Kewajiban Memberantasnya.”
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ
سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ
يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ .أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ
لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُولُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ .اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَىٰ
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ .أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا
الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ
الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَىٰ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ:﴿يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا
وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ﴾ .صَدَقَ اللَّهُ الْعَظِيمُ.
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat.
Pada kesempatan yang mulia ini, khatib
mengajak diri sendiri dan jamaah sekalian untuk merenungkan salah satu penyakit
sosial yang sangat berbahaya, yaitu korupsi. Korupsi bukan sekadar pelanggaran
hukum negara, tetapi juga merupakan dosa besar yang merusak amanah,
mengkhianati kepercayaan, dan memakan harta yang bukan haknya.
Allah SWT berfirman:
"Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil..." (QS. Al-Baqarah: 188)
Ayat ini menegaskan bahwa mengambil harta
orang lain dengan cara yang tidak benar adalah perbuatan yang diharamkan.
Korupsi termasuk dalam kategori memakan harta secara batil karena pelakunya
memperoleh keuntungan dengan menyalahgunakan jabatan, kekuasaan, atau amanah
yang diberikan kepadanya.
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah. Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan jangan pula kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui." (QS. Al-Anfal: 27)
Setiap jabatan adalah amanah. Setiap tugas adalah tanggung jawab. Ketika seseorang menggunakan kedudukannya untuk memperkaya diri sendiri, keluarganya, atau kelompoknya dengan cara yang tidak benar, maka ia telah mengkhianati amanah yang Allah titipkan kepadanya.
Rasulullah SAW juga memperingatkan dengan
keras tentang pengkhianatan terhadap harta publik. Dalam sebuah hadis sahih
beliau bersabda:
"Barang siapa yang kami angkat
menjadi pegawai untuk suatu tugas, lalu ia menyembunyikan dari kami sebuah
jarum atau lebih dari itu, maka itu adalah ghulul (penggelapan) yang akan ia
bawa pada hari kiamat." (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa sekecil apa
pun penyalahgunaan harta yang menjadi tanggung jawabnya akan dimintai
pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
Jamaah Jumah rahimakumullah,
Sejarah membuktikan bahwa korupsi menjadi
salah satu penyebab kehancuran bangsa dan peradaban. Ketika korupsi merajalela,
keadilan menjadi lemah, kemiskinan meningkat, pembangunan terhambat, dan
kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin menjadi hilang.
Dana yang seharusnya digunakan untuk
pendidikan, kesehatan, pembangunan jalan, bantuan sosial, dan kesejahteraan
rakyat justru masuk ke kantong pribadi para pelaku korupsi. Akibatnya, rakyat
menderita, kesenjangan sosial melebar, dan kemajuan bangsa terhambat.
Rasulullah SAW bersabda:
"Pemberi suap dan penerima suap
sama-sama berada dalam laknat Allah." (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Suap merupakan salah satu pintu utama
korupsi. Karena itu Islam menutup semua jalan yang mengarah kepada praktik
korupsi, baik sebagai pemberi, penerima, maupun perantara.
Jamaah yang berbahagia,
Memberantas korupsi bukan hanya tugas
aparat penegak hukum, tetapi juga kewajiban seluruh masyarakat. Setiap muslim
wajib menanamkan kejujuran, menjaga amanah, menolak suap, dan mendidik keluarga
agar menjauhi harta yang haram.
Mari kita mulai dari diri sendiri dengan
bekerja secara jujur, mengelola amanah dengan benar, dan tidak mengambil
sesuatu yang bukan hak kita. Sebab bangsa yang kuat dibangun oleh
manusia-manusia yang berintegritas dan bertakwa kepada Allah SWT.
أَقُوْلُ
قَوْلِي هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ
الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ
الرَّحِيْمُ.
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَىٰ .أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ .اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَإِنَّ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرُ زَادٍ لِيَوْمِ الْمَعَادِ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَىٰ :﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴾. صَدَقَ اللَّهُ الْعَظِيمُ.عِبَادَ اللَّهِ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَأَطِيعُوهُ وَلَا تَعْصُوهُ، إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ.اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
اللَّهُمَّ
أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَاجْعَلْ
هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ .رَبَّنَا
آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ
النَّارِ .عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ
وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ
ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ
يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ
أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ .ثُمَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ.
.png)
Komentar0