![]() |
| Lionel Messi, Kapten Timnas Argentina (Foto: Tangkap Layar YouTube TVRI) |
detikilmu.com - Nama Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah
membawa Argentina meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir pada babak 16 besar
Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut tidak hanya mengantarkan Argentina
melaju ke babak berikutnya, tetapi juga semakin menegaskan reputasi Messi
sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
Namun yang kerap luput dari perhatian ialah sisi
lain dari kapten Timnas Tango ini. Meskipun ia bukan seorang Muslim, beberapa
sikap positif yang ditampilkannya dalam kehidupan sehari-hari sejalan dengan
nilai-nilai Islam.
Hal ini menunjukkan bahwa akhlak mulia merupakan
nilai universal yang dapat dimiliki oleh siapa pun, termasuk meraka yang
non-Muslim.
Berikut ini 4 karakter Lionel Messi yang sejalan
dengan nilai Islam seperti detikilmu.com himpun dari berbagai sumber, Rabu
(08/07/26).
1. Penyayang Keluarga
Salah satu sisi kehidupan Messi yang sering
mendapat perhatian adalah kedekatannya dengan sang istri, Antonela Roccuzzo,
dan ketiga anaknya.
Di tengah jadwal pertandingan yang padat, ia tetap
meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga.
Dalam berbagai kesempatan, Messi juga mengungkapkan
bahwa keluarganya adalah sumber kekuatan terbesar dalam hidupnya.
Islam sangat menekankan pentingnya membangun
keluarga yang harmonis. Rasulullah ﷺ
menjadikan kasih sayang kepada keluarga sebagai ukuran kebaikan seseorang.
Rasulullah ﷺ
bersabda:
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ،
وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik kepada keluargaku." (HR. At-Tirmidzi No. 3895, dinilai sahih oleh Al-Albani)
Allah Swt. juga berfirman:
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ
مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ
مَوَدَّةً وَرَحْمَةً
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang." (QS. Ar-Rum [30]: 21)
Kedekatan Messi dengan keluarganya menunjukkan
pentingnya menjaga hubungan yang penuh cinta, perhatian, dan tanggung jawab.
2. Rendah Hati di Tengah Popularitas
Sebagai peraih banyak penghargaan individu dan
gelar juara, Messi tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana. Ia jarang
membanggakan dirinya di depan media dan lebih memilih berbicara melalui
prestasi di lapangan.
Sikap seperti ini sangat dekat dengan ajaran Islam tentang tawadhu' (rendah hati). Allah Swt. berfirman:
وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ
إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا
"Janganlah engkau berjalan di bumi dengan sombong. Sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung." (QS. Al-Isra' [17]: 37)
Rasulullah ﷺ
juga bersabda:
وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا
رَفَعَهُ اللَّهُ
"Tidaklah seseorang bersikap rendah hati karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya."(HR. Muslim No. 2588)
Kesuksesan yang disertai kerendahan hati merupakan
akhlak yang sangat dihargai dalam Islam.
3. Penyabar Menghadapi Ujian
Karier Messi tidak selalu berjalan mulus. Sejak
kecil ia harus menjalani pengobatan akibat gangguan hormon pertumbuhan.
Ia juga pernah mengalami kegagalan bersama tim
nasional sebelum akhirnya berhasil meraih berbagai gelar internasional. Alih-alih
menyerah, Messi memilih terus berusaha dan memperbaiki diri.
Allah Swt. berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah [2]: 153)
Rasulullah ﷺ
bersabda:
وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ
اللَّهُ، وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ
"Barang siapa berusaha bersabar, Allah akan menjadikannya sabar. Tidak ada karunia yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran." (HR. Al-Bukhari No. 1469 dan Muslim No. 1053)
Kesabaran dalam menghadapi ujian merupakan salah
satu kunci keberhasilan dalam kehidupan.
4. Disiplin dan Kerja Keras
Banyak pelatih dan rekan setim Messi mengakui bahwa
keberhasilannya tidak hanya karena bakat, tetapi juga hasil latihan yang
disiplin selama bertahun-tahun. Ia terus mengembangkan kemampuannya meskipun
telah mencapai puncak karier.
Islam mendorong umatnya untuk bekerja secara sungguh-sungguh. Allah Swt. berfirman:
وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا
مَا سَعَىٰ. وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ
"Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan." (QS. An-Najm [53]: 39–40)
Rasulullah ﷺ
bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ
أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ
"Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila mengerjakan suatu pekerjaan, ia mengerjakannya dengan sebaik-baiknya." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman; hadis ini dinilai hasan oleh sebagian ulama)
Keberhasilan besar hampir selalu lahir dari proses
panjang yang dijalani dengan disiplin dan kesungguhan.
Sebagai seorang Muslim, kita meyakini bahwa teladan utama dalam seluruh aspek kehidupan adalah Nabi Muhammad ﷺ.
Namun, Islam juga mengajarkan untuk menghargai dan mengambil
hikmah dari akhlak baik yang tampak pada siapa pun, selama tidak bertentangan
dengan syariat.
Kedekatan Lionel Messi dengan keluarganya, kerendahan hati, kesabaran dalam menghadapi ujian, dan etos kerja yang tinggi merupakan contoh nilai-nilai positif yang juga diajarkan dalam Islam.
Nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja untuk menjadi
pribadi yang lebih baik, sembari menjadikan Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah ﷺ sebagai pedoman utama dalam menjalani
kehidupan. (*)

Komentar0