TpY8Tfd7TUzpTSzpBSz6BUO5Td==

Dahsyatnya Basmalah! Kisah Wanita Sholehah yang Lolos dari Tipu Daya Suami Munafik

Ilustrasi wanita sholehah yang melanggengkan membaca Basmalah (Ilustrasi by Gemini)

Mengawali setiap aktivitas dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim merupakan amalan sederhana yang dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi bentuk mengingat Allah SWT, kebiasaan ini juga mengandung banyak keutamaan. 

 

Salah satu kisah yang menggambarkan besarnya keberkahan basmalah diceritakan oleh Syekh Syihabuddin al-Qalyubi dalam kitab An-Nawadir.

 

Dalam kitab An-Nawadir halaman 1–2 dikisahkan tentang seorang wanita salehah yang memiliki kebiasaan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim sebelum berbicara maupun melakukan suatu pekerjaan.

 

Kebiasaan tersebut ternyata membuat suaminya yang memiliki sifat munafik merasa tidak senang. Ia kemudian berniat menguji sekaligus mempermalukan istrinya.

 

Suami Sengaja Membuang Dompet ke Dalam Sumur

 

Suatu hari, sang suami menyerahkan sebuah dompet kepada istrinya sambil berpesan agar barang tersebut dijaga dengan baik. Wanita salehah itu pun menyimpan dompet tersebut di tempat yang aman.

 

Namun, tanpa sepengetahuan istrinya, sang suami mengambil kembali dompet tersebut, mengosongkan isinya, lalu membuangnya ke dalam sumur yang berada di rumah mereka. Setelah itu, ia berpura-pura meminta istrinya mengembalikan dompet yang telah dititipkan.

 

Allah SWT Memberikan Pertolongan yang Tak Disangka

 

Saat hendak mengambil dompet itu, sang istri terlebih dahulu mengucapkan, "Bismillahirrahmanirrahim."

 

Atas izin Allah SWT, Malaikat Jibril diperintahkan untuk mengembalikan dompet tersebut ke tempat semula. Ketika wanita salehah itu meraba tempat penyimpanannya, dompet itu kembali berada di sana seperti saat pertama kali ia menyimpannya.

 

Peristiwa luar biasa tersebut membuat sang suami terkejut. Ia menyadari kebesaran Allah SWT dan akhirnya bertobat dengan sungguh-sungguh.

 

Dalil Al-Qur'an tentang Anjuran Mengingat Allah

 

Anjuran untuk senantiasa menyebut nama Allah terdapat dalam firman-Nya pada Surah Al-Muzzammil ayat 8:

 

ÙˆَاذْÙƒُرِ اسْÙ…َ رَبِّÙƒَ ÙˆَتَبَتَّÙ„ْ Ø¥ِÙ„َÙŠْÙ‡ِ تَبْتِيلًا

 

"Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati."

 

Menurut Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, ayat tersebut mengajarkan agar seorang mukmin senantiasa mengingat Allah dalam setiap kesempatan. Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Syekh Wahbah az-Zuhaili yang menekankan pentingnya menyebut nama Allah dalam setiap keadaan.

 

Lima Keutamaan Membaca Basmalah

 

Selain menjadi pembuka setiap amal baik, membaca basmalah juga disebut memiliki berbagai keutamaan. Berikut beberapa di antaranya sebagaimana disebutkan dalam kitab Lubbabul Hadits karya Imam as-Suyuthi.

 

1. Menjadi Sebab Hancurnya Godaan Setan

 

Dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa setan akan melemah dan hancur sebagaimana timah yang meleleh di atas api ketika seorang hamba membaca Bismillahirrahmanirrahim.

 

2. Dicatat Mendapat 400 Kebaikan

 

Riwayat lain menyebutkan bahwa Allah SWT memerintahkan malaikat pencatat amal untuk menuliskan empat ratus kebaikan bagi orang yang membaca basmalah.

 

3. Menjadi Sebab Diampuninya Dosa-Dosa Kecil

 

Membaca basmalah juga disebut sebagai salah satu amalan yang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil seorang hamba atas izin Allah SWT.

 

4. Dijauhkan dari Sifat Kufur dan Munafik

 

Dalam salah satu hadis disebutkan bahwa orang yang membiasakan membaca basmalah akan dicatat sebagai golongan orang-orang saleh serta dijauhkan dari sifat kufur dan nifak.

 

5. Mendapat Perlindungan dari Fitnah dan Ghibah

 

Rasulullah SAW juga menganjurkan membaca basmalah dan bershalawat ketika memasuki atau duduk dalam suatu majelis. Dalam beberapa riwayat dijelaskan bahwa Allah SWT akan menugaskan malaikat untuk melindungi seseorang dari ghibah maupun fitnah.

 

Catatan tentang Status Hadis

 

Hadis-hadis mengenai keutamaan basmalah di atas dinukil dari kitab Lubbabul Hadits karya Imam as-Suyuthi. Dalam mukadimah kitabnya, beliau menjelaskan bahwa hadis-hadis yang dihimpun berasal dari berbagai sumber.

 

Namun, Imam an-Nawawi dalam kitab Tanqihul Qaul al-Hatsits menjelaskan bahwa sebagian riwayat di dalam kitab tersebut berstatus dhaif. Meski demikian, mayoritas ulama membolehkan penggunaan hadis dhaif dalam pembahasan fadhailul a'mal (keutamaan amal) selama tidak berkaitan dengan penetapan hukum syariat maupun persoalan akidah serta memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan para ahli hadis.

 

Hikmah yang Dapat Dipetik

 

Kisah dalam kitab An-Nawadir mengajarkan bahwa seorang muslim hendaknya senantiasa mengawali setiap aktivitas dengan menyebut nama Allah SWT. Membaca basmalah bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga menjadi bentuk tawakal dan pengakuan bahwa segala pertolongan hanya datang dari Allah SWT.

 

Karena itu, membiasakan membaca Bismillahirrahmanirrahim sebelum memulai pekerjaan, belajar, makan, bepergian, maupun aktivitas lainnya merupakan amalan yang patut dijaga sebagai bagian dari adab seorang muslim. (*)

Komentar0

Type above and press Enter to search.